Sindikat Curanmor Cengkareng Dibekuk, Polisi Temukan Senjata Api dan Peralatan Pecah Kunci

Rabu, 20 Agustus 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Metro Jakarta Barat menunjukkan barang bukti curanmor hasil tangkapan EP di Cengkareng, Jakarta Barat. (Dok-Humas Polres Jakbar)

Petugas Polres Metro Jakarta Barat menunjukkan barang bukti curanmor hasil tangkapan EP di Cengkareng, Jakarta Barat. (Dok-Humas Polres Jakbar)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Polisi Tangkap Sindikat Curanmor di Cengkareng, Jakarta Barat Temukan Senjata Api dan Kunci Leter T

Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat mengamankan seorang pria yang diduga sebagai sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Cengkareng, Rabu (20/8/2025).

Pelaku berinisial EP, asal Desa Sendang Asih, Lampung Tengah, ditangkap petugas saat Operasi Lintas Jaya di Jalan Ring Road, Jakarta Barat.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Natasha Yudhasoka, menjelaskan kronologi penangkapan. “Saat kami melakukan operasi, kami mencurigai dua pengendara sepeda motor yang terlihat gelisah. Saat hendak memeriksa, salah satu pelaku mencoba melarikan diri dengan memutar balik motornya,” ujar Natasha.

Baca Juga :  Malam Tahun Baru 2026, Prabowo Makan dan Nonton Bareng Warga Terdampak Banjir
Polisi Temukan Senjata Api dan Peralatan Pecah Kunci dari pelaku
Polisi Temukan Senjata Api dan Peralatan Pecah Kunci dari pelaku

Petugas mengejar pelaku, berhasil menangkap EP, sementara satu rekannya melarikan diri.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti mencurigakan dalam tas jinjing pelaku. Barang bukti tersebut mencakup satu pucuk senjata api rakitan jenis FN beserta dua butir amunisi, dua kunci leter T dengan empat mata kunci, serta sebilah pisau lengkap dengan sarungnya.

Petugas menyerahkan EP beserta barang bukti ke Polsek Cengkareng untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Pajak Minimum Global: Akhir dari Era Tax Haven bagi Raksasa Digital?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Cengkareng, Kompol Fernando Saharta Saragih, melalui Kanit Reskrim AKP Parman Gultom, membenarkan penyerahan tersebut. “Benar, kami menyerahkan pelaku curanmor, dan saat ini Polres Metro Jakarta Barat menangani kasus ini,” jelas Parman.

Polisi Imbau Masyarakat Waspada

Kasat Lantas Natasha mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap aksi curanmor. Ia menekankan agar warga mengamankan kendaraan dengan kunci ganda dan melaporkan setiap tindakan mencurigakan kepada kepolisian. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag
Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:26 WIB

Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB