Pramono Anung Belajar Kepemimpinan Jakarta dari Ahok

Rabu, 20 Agustus 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramono Anung berdiskusi dengan mantan Gubernur Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/8/2025). (Dok-Humas DKI Jakarta)

Pramono Anung berdiskusi dengan mantan Gubernur Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/8/2025). (Dok-Humas DKI Jakarta)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggelar pertemuan dengan mantan Gubernur DKI 2014-2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Balai Kota Jakarta, Rabu (20/8). Pertemuan ini membahas berbagai isu penting, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta sistem perparkiran di ibu kota.

Pramono menegaskan, ia ingin belajar memimpin Jakarta dari Ahok. “Pokoknya saya belajar dari Pak Ahok,” ujarnya. Diskusi mencakup kebijakan PBB, perparkiran, hingga pendidikan dan digitalisasi kota.

Masukan Ahok soal PBB

Baca Juga :  Kontrak PPSU Baru Diteken 10 Oktober, Pramono Bantah Isu Moratorium PJLP

Ahok memberikan masukan terkait PBB. Ia menjelaskan prinsip dasar penetapan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang tidak boleh melebihi harga pasar. Saat menjabat, ia menaikkan tarif PBB karena NJOP sebelumnya jauh di bawah harga pasar.

Namun, Ahok menekankan kondisi saat ini berbeda. Banyak properti memiliki harga jual di bawah NJOP, sehingga tarif PBB perlu dievaluasi. Ia menyinggung kemungkinan penurunan PBB di beberapa daerah tahun depan jika ekonomi memburuk.

“Kenaikan PBB harus tetap memperhatikan kondisi warga dan prinsip keadilan sosial,” katanya.

Baca Juga :  USS Abraham Lincoln Tiba di Timur Tengah, Iran Siapkan Respon

Fokus pada Pendidikan dan Digitalisasi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain PBB, Ahok dan Pramono membahas pendidikan. Ahok menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru agar Jakarta menjadi kota global.

Ia juga menyoroti digitalisasi, termasuk perparkiran. “Dulu parkir pakai mesin, sekarang semua tukang parkir punya HP. Kenapa tidak digital saja? Sistem harus disesuaikan,” jelas Ahok.

Pertemuan ini menjadi bagian kontribusi Ahok dalam membantu Pramono membangun Jakarta lebih baik. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transnasionalisme di Era Digital: Bagaimana Internet Melemahkan Monopoli Informasi Negara
Keamanan Kolektif: Saat Serangan terhadap Satu Negara Adalah Serangan terhadap Semua
Integrasi Regional: Belajar dari Uni Eropa dalam Menghapus Warisan Konflik Berabad-abad
Hukum Internasional sebagai Panglima: Menegakkan Keadilan di Tengah Krisis Kemanusiaan
Debat Panas PBB: AS dan Sekutu Barat Bentrok dengan Rusia-China soal Nuklir Iran
Diplomasi Jalur Dua: Peran Aktor Non-Negara dalam Menjembatani Konflik Antarnegara
Beirut Membara: Serangan Israel Sasar Jantung Kota, 800 Ribu Warga Lebanon Mengungsi
Mojtaba Khamenei Bersumpah Tutup Selat Hormuz

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:23 WIB

Transnasionalisme di Era Digital: Bagaimana Internet Melemahkan Monopoli Informasi Negara

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:20 WIB

Keamanan Kolektif: Saat Serangan terhadap Satu Negara Adalah Serangan terhadap Semua

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:15 WIB

Integrasi Regional: Belajar dari Uni Eropa dalam Menghapus Warisan Konflik Berabad-abad

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:10 WIB

Hukum Internasional sebagai Panglima: Menegakkan Keadilan di Tengah Krisis Kemanusiaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:30 WIB

Debat Panas PBB: AS dan Sekutu Barat Bentrok dengan Rusia-China soal Nuklir Iran

Berita Terbaru