Pemprov DKI Gratiskan Tiket Wisata untuk Lansia, Difabel, dan Pemegang KJP

Kamis, 14 Agustus 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan, destinasi wisata favorit Jakarta yang diwacanakan buka hingga malam hari. (Dok-HUmas DKI Jkt)

Warga berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan, destinasi wisata favorit Jakarta yang diwacanakan buka hingga malam hari. (Dok-HUmas DKI Jkt)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID — Pemprov DKI Jakarta menggratiskan tiket masuk ke sejumlah tempat wisata bagi lansia, penyandang disabilitas, serta pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan KJP Plus.

Kebijakan ini, yang berlaku khusus untuk warga Jakarta, tertuang dalam Peraturan Gubernur yang ditandatangani Gubernur Pramono Anung pada Kamis (14/8/2025).

Saat meninjau Kolong Tol Slipi, Pramono menegaskan pihaknya ingin memastikan semua warga bisa menikmati fasilitas wisata. “Pergub ini mengatur agar lansia, difabel, dan pemegang KJP/KJP Plus bisa berwisata gratis di Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga :  Merdeka Run 2025 Hadirkan Kategori Umum dan Family, 703 Personel Amankan Acara

Daftar tempat wisata gratis mencakup Taman Margasatwa Ragunan, Cawan Monumen Nasional, Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Tekstil, Museum Bahari, Museum Joang 45, Museum MH Thamrin, Museum Taman Prasasti, Museum Arkeologi Onrust, Situs Marunda Rumah Si Pitung, dan Museum Seni Rupa dan Keramik.

Baca Juga :  Update Bencana Alam di Aceh-Sumut-Sumbar, BNPB: 702 Meninggal, 499 Hilang, 1,1 Juta Mengungsi

Pemprov DKI berharap kebijakan ini mempermudah warga menikmati kekayaan budaya dan sejarah tanpa terkendala biaya. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB