Kepala KCP Bank BRI Diculik dan Dibunuh Usai Rapat, Satu Pelaku Ternyata Debt Collector

Jumat, 22 Agustus 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menggiring tiga pelaku penculikan Kepala KCP Bank BRI di Polda Metro Jaya dengan tangan terikat kabel ties. (Dok-Istimewa)

Polisi menggiring tiga pelaku penculikan Kepala KCP Bank BRI di Polda Metro Jaya dengan tangan terikat kabel ties. (Dok-Istimewa)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Polisi menangkap empat pelaku penculikan Kepala KCP Bank BRI Jakpus, Mohamad Ilham Pradipta (37). Saat ini, penyidik fokus memburu eksekutor yang menghabisi nyawa korban.

Korban diculik usai rapat dengan rekan-rekannya di sebuah supermarket di Ciracas, Jakarta Timur. Setelah itu, korban diserahkan kepada eksekutor, lalu dibunuh. Jasadnya ditemukan di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8/2025), dengan kondisi mata, tangan, dan kaki terikat.

Baca Juga :  Timnas U-17 Indonesia Siap Tempur, Begini Cara Nonton Live vs Zambia di Piala Dunia U-17 2025

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan keluarga, polisi menangkap tiga pelaku berinisial AT, RS, dan RAH di Jalan Johar Baru III, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan satu pelaku lain, EW alias Eras (28), ditangkap di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, saat berusaha kabur ke kampung halamannya di Manggarai Timur, NTT.

Dalam rekaman video, ketiga pelaku berjalan menunduk menuju ruang pemeriksaan Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya dengan tangan terikat kabel ties. Mereka digiring ketat oleh Tim Subdit Resmob.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Tambang Ilegal Merapi Rp 3 Triliun, Satu Tersangka Ditangkap

Pelaku EW diketahui berprofesi sebagai penagih utang atau debt collector. Polisi mengenalinya saat turun dari pesawat dengan mengenakan topi hitam, kaus hitam, dan celana pendek hitam.

Kini, polisi menegaskan akan terus memburu eksekutor utama yang menghabisi korban. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar
Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen
Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Etomidate dalam Botol Obat Batuk dan Sabu di Rambut Terbongkar di Rutan Salemba
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:34 WIB

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:44 WIB

Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk

Berita Terbaru

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:14 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB