Kasus Beras Oplosan, Kapolri: 4 Produsen Besar Naik Penyidikan

Rabu, 30 Juli 2025 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Ist)

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Ist)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto meminta Polri menangani kasus beras oplosan secara menyeluruh dan tegas. Menindaklanjuti hal itu, Polri bergerak cepat dengan melakukan uji merek beras yang diduga dioplos dan pemeriksaan terhadap para produsen

Kasus beras oplosan menjadi perhatian serius pemerintah, termasuk Presiden Prabowo Subianto, yang meminta agar dilakukan penanganan menyeluruh dan penindakan tegas. Menindaklanjuti hal itu, Polri bergerak cepat dengan melakukan uji merek beras yang diduga dioplos dan pemeriksaan terhadap para produsen.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, hasil investigasi Kementerian Pertanian pada 26 Juni 2025 terhadap 212 merek beras di 10 provinsi menunjukkan adanya pelanggaran serius. Dari 232 sampel yang diuji, sebanyak 189 merek dinyatakan tidak sesuai mutu beras.

Baca Juga :  Propam Polri Periksa 7 Anggota Brimob Usai Rantis Lindas Ojol Hingga Tewas
Polri tindak tegas pengoplos beras
Polri tindak tegas pengoplos beras

4 Produsen Besar Naik Penyidikan

Dari hasil pendalaman, Polri telah melakukan uji laboratorium terhadap 9 merek beras, di mana 8 merek dinyatakan tidak sesuai standar mutu atau SNI. Polri telah memeriksa 39 saksi dan 4 ahli. Penggeledahan dan penyitaan barang bukti juga telah dilakukan.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Tebar Senyum, Warga Paniai Sambut Hangat Aksi Humanis Polri

“Sudah ada 16 produsen yang saat ini kita lakukan pemeriksaan, klarifikasi. Dan saat ini kita sudah menaikkan sidik terhadap 4 produsen besar, yakni PT FS, PT WPI, SY, dan SR,” jelas Kapolri.

Komitmen Polri Menindak Tegas

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolri menambahkan, Polri berkomitmen menindak tegas praktik beras oplosan ini, karena sangat merugikan masyarakat agar pangan betul-betul dijaga kualitas dan distribusinya.

“Kami berkomitmen menindak tegas praktik beras oplosan ini, karena sangat merugikan masyarakat,” tegas Kapolri.(red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Air Keras Aktivis KontraS
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Kota Besar Hari Ini, Hujan Lebat Mengguyur Seharian
Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni
Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan
Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026
Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:47 WIB

TNI Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 - 03:48 WIB

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Kota Besar Hari Ini, Hujan Lebat Mengguyur Seharian

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31 WIB

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:44 WIB

Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:30 WIB

Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

Berita Terbaru