Kasus Balita Meninggal karena Cacingan, Menko PMK Desak Perkuat Posyandu

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah janji perkuat pencegahan penyakit anak usai kasus balita meninggal di Sukabumi. (Dok-Menko PMK)

Pemerintah janji perkuat pencegahan penyakit anak usai kasus balita meninggal di Sukabumi. (Dok-Menko PMK)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Menko PMK Pratikno menyampaikan duka cita atas meninggalnya balita Raya (4) di Sukabumi, Jawa Barat, akibat infeksi cacingan. Pemerintah menegaskan kasus ini menjadi alarm nasional yang menuntut langkah cepat dan koordinasi lintas sektor.

“Pemerintah tanggap dan segera bertindak. Kasus ini pengingat bahwa gizi buruk dan penyakit yang bisa dicegah tidak boleh dibiarkan. Dengan memperkuat Posyandu, data kesehatan, dan pendampingan keluarga rentan, kami pastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat dan terlindungi,” ujar Pratikno, Kamis (21/8/2025).

Baca Juga :  Kericuhan Tarkam Purbalingga: Suporter Serbu Lapangan dan Keroyok Wasit

Sebagai tindak lanjut, Pratikno langsung berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat dan dinas terkait. Ia juga menggelar rapat daring bersama pejabat Kemenko PMK. Pada Jumat (22/8), ia akan memimpin rapat lanjutan dengan Kemenkes, Kemendagri, dan BKKBN untuk mempercepat pencegahan kasus serupa.

Pemerintah menegaskan pentingnya penguatan data kesehatan, pemantauan malnutrisi, dan pengendalian penyakit zoonosis. Program pencegahan seperti deworming massal sejak 1975, kampanye PHBS, serta pemeriksaan kesehatan gratis di sekolah dan pesantren akan kembali diperkuat.

“Pemerintah berkomitmen memperkuat pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Setiap anak Indonesia berhak atas masa depan yang sehat dan terlindungi,” tegas Pratikno. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gowa Sitti Husniah Segera Diperiksa, Polisi Buka Peluang Penahanan
Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Mendadak Kosong, Kemenimipas Telusuri Barang
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat, Kajari Jakarta Pusat, Selatan dan Utara Berganti
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disorot, Ada Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Pekan
Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan
Detik-Detik Penumpang Melahirkan di KRL Rangkasbitung-Tanah Abang
KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, 400 Prajurit Disiapkan

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:07 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Segera Diperiksa, Polisi Buka Peluang Penahanan

Sabtu, 26 September 2026 - 06:56 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Jumat, 25 September 2026 - 06:17 WIB

Jaksa Agung Mutasi 16 Pejabat, Kajari Jakarta Pusat, Selatan dan Utara Berganti

Jumat, 25 September 2026 - 05:53 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disorot, Ada Dugaan Pungutan Rp150 Ribu per Pekan

Kamis, 24 September 2026 - 20:10 WIB

Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan

Berita Terbaru

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

DAERAH

Mayat Pria Terkubur di Tanah Lapang Batanghari, Kaki Terikat

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:19 WIB

Ilustrasi, warga Jabodetabek diminta mewaspadai perubahan cuaca dan potensi hujan dengan intensitas tinggi.(Posnews/Net)

JABODETABEK

Cuaca Hari Ini 27 September, Jabodetabek Berpotensi Hujan Deras

Minggu, 27 Sep 2026 - 06:11 WIB